Friday, 7 September 2012

Indentifikasi Bahaya_K3LH

IDENTIFIKASI DAN PENGENDALIAN BAHAYA

Untuk bekerja dengan aman dan selamat, maka pekerja harus :
- Mengetahui pekerjaan yang akan dilakukan
- Mengetahui langkah/tahapan pekerjaan tersebut
- Mengetahui bahaya-bahaya yang mungkin terjadi dari pekerjaan yang akan dilakukan
- Mengetahui cara mengendalikan thd bahaya-bahaya tersebut

TUJUAN :
Tujuan mempelajari Identifikasi Potensi Bahaya (Hazards) adalah untuk mengetahui Potensi Bahaya yang ada di tempat kerja, kemudian melakukan evaluasi terhadap Resiko yang dapat ditimbulkan Potensi Bahaya tersebut guna dapat menentukan langkah-langkah pencegahan dari Potensi Bahaya yang dapat menimbulkan Kecelakaan, Cedera dan timbulnya penyakit.

KEGUNAAN IDENTIFIKASI BAHAYA
Guna mendapatkan “kepastian keselamatan” atas diri kita dan orang-orang yang ada di sekitar kita, maka kita perlu melakukan “Identifikasi Bahaya” (Hazard Identification ).

Bahaya adalah situasi atau proses kerja yang dapat menimbulkan kerugian seperti :
- Cedera
- Rusaknya Peralatan dan
- Terhentinya proses produksi

KENAPA “ KESELAMATAN KERJA “ DIPERLUKAN KARENA :
1. Kecelakaan yang terjadi dapat menimbulkan penderitaan , bahkan menghilangkan nyawa .
2. Kecelakaan menimbulkan biaya / kerugian .
3. Kecelakaan / bahaya pada dasarnya timbul akibat perbuatan manusia dan dapat diminimalkan atau dihindari/ditanggulangi .

APA YANG HARUS DILAKUKAN ?

INILAH YANG HARUS DILAKUKAN:
1.Kenali daerah -daerah / aktivitas yang mempunyai potensi kecelakaan / bahaya paling tinggi .
2.Lihat dan periksa daerah -daerah yang kondisinya tidak aman ( Unsafe Condition ) .
3.Lihat dan periksa individu -individu atau sekelompok individu yang melakukan tindakan tidak aman .

RESIKO BAHAYA PHISIK : 
 Misalnya;
- Bising
- Vibrasi
- radiasi ion.
- Peralatan/mesin yang tidak dilindungi.
- Permukaan yang licin.
- benda yang menonjol.
- Panas atau Dingin yang berlebihan.
- Penerangan yang kurang.
- Peralatan (Tools) yang sudah rusak.
- Pelistrikan.

Untuk mengidentifikasi kita perlu mengenali bahwa bahaya dapat berupa :
- Tampak jelas
- Tersembunyi
- Berkembang

Batasan Bahaya & Resiko  
Bahaya Dapat Dilihat Pada :
- Manusia : sifat ceroboh karyawan,sifat pemarah atasan
- Peralatan : Laju kendaraan, aus mesin
- Bahan : Mudah terbakarnya BBM
- Lingkungan : Licinnya jalan tambang
- Proses Kerja: Sulitnya pekerjaan.

by. FMatasin.

File/Folder Acces Denied

Cara Membuka File / Folder yang Access Denied

Penyebab Folder / File yang Access Denied atau tidak bisa dibuka :
File atau Folder tersebut dibuat pada file system NTFS yang mengalami perubahan Security ID. Atau anda mungkin pernah memberikan password pada Windows anda, kemudian anda melakukan install ulang Windows. Akibatnya terjadilah Folder / File yang Access Denied yang tidak bisa dibuka.

Cara Membuka File / Folder  yang Access Denied :
  • Buka Windows Explorer => Klik Tools => Folder Options => View
  • Hilangkan tanda centang pada Use simple file sharing (Recommended)=> Klik OK 
     

  • Klik kanan pada folder yang terkunci : contoh nama folder "System Volume Information"]
  • Pilih Properties => Security. ( Bila ada warning klik OK )
  • Klik Advanced => Owner => akan muncul jendela berikut ini :


  • Klik Nama User Administratornya, misal komputer saya namanyaekohasan.
  • Beri tanda centang pada Replace Owner of Subcontainer and Objects.
  • Kemudian Klik OK / YES
  • Dan akhirnya Folder / File anda yang Access Denied akan bisa dibuka kembali.
Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat.


Sumber : Kang Eko
Copas from abang